Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi) | Jamu Kumplit Herbal Indonesia

Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi)

March 6th, 2012 0 Comments

Apa itu Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi)

Tekanan darah tinggi atau hipertensi berarti tekanan tinggi didalam arteri-arteri. Arteri-arteri adalah pembuluh – pembuluh yang mengangkut darah dari jantung yang memompa keseluruh jaringan dan organ-organ tubuh. Tekanan darah tinggi bukan berarti tegangan emosi yang berlebihan, walaupun tegangan emosi dan stres dapat meningkatkan tekanan darah untuk semenatara. Tekanan darah normal adalah dibawah 120/80, tekanan darah antara 120/80 dan 139/89 disebut “pra-hipertensi” ( pre-hypertension ) dan suatu tekanan darah dari 140/90 atau diatasnya dianggap tinggi.

Penyebab Penyakit Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi)

Adapun berapa faktor penyebab tekanan darah tinggi tersebut antara lain:

Keturunan
Faktor ini tidak bisa Anda kendalikan. Jika seseorang memiliki orang-tua atau saudara yang memiliki tekanan darah tinggi, maka kemungkinan ia menderita tekanan darah tinggi lebih besar. Statistik menunjukkan bahwa masalah tekanan darah tinggi lebih tinggi pada kembar identik daripada yang kembar tidak identik. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa ada bukti gen yang diturunkan untuk masalah tekanan darah tinggi.
Usia
Faktor ini tidak bisa Anda kendalikan. Penelitian menunjukkan bahwa seraya usia seseorang bertambah, tekanan darah pun akan meningkat. Anda tidak dapat mengharapkan bahwa tekanan darah Anda saat muda akan sama ketika Anda bertambah tua. Namun Anda dapat mengendalikan agar jangan melewati batas atas yang normal.
Garam
Faktor ini bisa Anda kendalikan. Garam dapat meningkatkan tekanan darah dengan cepat pada beberapa orang, khususnya bagi penderita diabetes, penderita hipertensi ringan, orang dengan usia tua, dan mereka yang berkulit hitam.
Kolesterol
Faktor ini bisa Anda kendalikan. Kandungan lemak yang berlebih dalam darah Anda, dapat menyebabkan timbunan kolesterol pada dinding pembuluh darah. Hal ini dapat membuat pembuluh darah menyempit dan akibatnya tekanan darah akan meningkat. Kendalikan kolesterol Anda sedini mungkin. Untuk tips mengendalikan kolesterol, silahkan lihat artikel berikut: kolesterol.
Obesitas / Kegemukan
Faktor ini bisa Anda kendalikan. Orang yang memiliki berat badan di atas 30 persen berat badan ideal, memiliki kemungkinan lebih besar menderita tekanan darah tinggi.

Stres
Faktor ini bisa Anda kendalikan. Stres dan kondisi emosi yang tidak stabil juga dapat memicu tekanan darah tinggi.3.
Rokok
Faktor ini bisa Anda kendalikan. Merokok juga dapat meningkatkan tekanan darah menjadi tinggi. Kebiasan merokok dapat meningkatkan risiko diabetes, serangan jantung dan stroke. Karena itu, kebiasaan merokok yang terus dilanjutkan ketika memiliki tekanan darah tinggi, merupakan kombinasi yang sangat berbahaya yang akan memicu penyakit-penyakit yang berkaitan dengan jantung dan darah.
Kafein
Faktor ini bisa Anda kendalikan. Kafein yang terdapat pada kopi, teh maupun minuman cola bisa menyebabkan peningkatan tekanan darah.
Alkohol
Faktor ini bisa Anda kendalikan. Konsumsi alkohol secara berlebihan juga menyebabkan tekanan darah tinggi.
KurangĀ  Olahraga
Faktor ini bisa Anda kendalikan. Kurang olahraga dan bergerak bisa menyebabkan tekanan darah dalam tubuh meningkat. Olahraga teratur mampu menurunkan tekanan darah tinggi Anda namun jangan melakukan olahraga yang berat jika Anda menderita tekanan darah tinggi.

Gejala Penyakit Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi)

Pada sebagian besar penderita, hipertensi tidak menimbulkan gejala; meskipun secara tidak sengaja beberapa gejala terjadi bersamaan dan dipercaya berhubungan dengan tekanan darah tinggi (padahal sesungguhnya tidak).
Gejala yang dimaksud adalah sakit kepala, perdarahan dari hidung, pusing, wajah kemerahan dan kelelahan; yang bisa saja terjadi baik pada penderita hipertensi, maupun pada seseorang dengan tekanan darah yang normal.

Jika hipertensinya berat atau menahun dan tidak diobati, bisa timbul gejala berikut:
– sakit kepala
– kelelahan
– mual
– muntah
– sesak nafas
– gelisah
– pandangan menjadi kabur
yang terjadi karena adanya kerusakan pada otak, mata, jantung dan ginjal.

Kadang penderita hipertensi berat mengalami penurunan kesadaran dan bahkan koma karena terjadi pembengkakan otak.
Keadaan ini disebut ensefalopati hipertensif, yang memerlukan penanganan segera.

Pantangan Makanan Penyakit Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi)

  • Makanan mengandung kolesterol (lemak jahat dari hewan). Misalnya daging berlemak, daging kambing, telur puyuh, kuning telur, telur bebek, belut, otak sapi, jeroan, kulit hewan, daging ayam, susu sapi, keju dan bebek. Juga hindari jenis seafood berikut ini : kepiting, udang, cumi-cumi, ikan hiu, dan kerang.
  • Makanan mengandung Trigleserin. Trigleserin merupakan provokator yang membuat kolesterol jahat (LDL) semakin berulah merusak pembuluh darah. Trigleserin merupakan lemak jahat dari tumbuhan. Maka hindari makanan yang diolah dengan minyak goreng kelapa sawit, terutama minyak goreng yang sudah dipakai lebih dari 2 kali. Santan, durian, air kelapa, margarin, dan sayuran yang memperparah asam urat. Makan goreng ayam merupakan cara cepat mendapatkan hipertensi, stroke, dan jantung koroner. Mau coba?
  • Makanan mengandung gula alkoholik. Misalnya durian dan makanan olahannya, nangka, tape, dan brem
  • Rokok dan alkohol.
  • Kopi dan minuman soda. Ini merupakan minuman jenis deuretik yang menguras cadangan kalsium dari tubuh. Salah satu akibatnya tekanan darah menjadi naik, jantung tidak normal, dan pembuluh darah makin tidak elastis.
  • Makanan terlalu asin. Garam akan memberatkan ginjal sebagai organ pengontrol tekanan darah. Pada penderita hipertensi organ ginjalnya pasti sudah rusak dan lemah. Ciri umum ginjal lemah adalah ejakulasi dini, keputihan, dan tekanan darah fluktuatif
  • Kekurangan air putih. Air putih membantu kerja ginjal. Air putih juga membantu mengurangi terjadi kekentalan darah. Terutama pada penderita hipertensi, kolesterol tinggi, dan perokok
 

Sign up Free Email Newsletter

Stay Updates with this Blog. Get Free email newsletter updates, Enter your Email here:

Don't forget to confirm your email subcription

   

No Comment to “Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi)”

  1. Comments are closed.