Serangan Jantung | Jamu Kumplit Herbal Indonesia

Serangan Jantung

March 9th, 2012 0 Comments

Apa Itu Serangan Jantung ?

Penyakit jantung adalah sebuah kondisi yang menyebabkan Jantung tidak dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. Hal-hal tersebut antara lain Otot jantung yang lemah (kelainan bawaan sejak lahir) dan atau adanya celah antara serambi kanan dan serambi kiri, oleh karena tidak sempurnanya pembentukan lapisan yang memisahkan antara kedua serambi saat penderita masih di dalam kandungan. Hal ini menyebabkan darah bersih dan darah kotor tercampur.

Pengertian penyakit jantung dan serangan jantung adalah berbeda. Kalau Serangan jantung adalah sebuah kondisi yang menyebabkan jantung sama sekali tidak berfungsi. Kondisi ini biasanya terjadi mendadak, dan sering disebut gagal jantung. Penyebab gagal jantung bervariasi, namun penyebab utamanya biasanya adalah terhambatnya suplai darah ke otot-otot jantung, oleh karena pembuluh-pembuluh darah yang biasanya mengalirkan darah ke otot-otot jantung tersebut tersumbat atau mengeras, entah oleh karena lemak dan kolesterol, ataupun oleh karena zat-zat kimia seperti penggunaan obat yang berlebihan yang mengandung Phenol Propano Alanin (ppa) yang banyak ditemui dalam obat-obat seperti Decolgen, dan nikotin.

(sumber:wikipedia)

Penyabab Penyakit Serangan Jantung

Serangan jantung sendiri merupakan keadaan yang diamana dengan secara mendadak terjadi pemutusan atau pembatasan aliran darah ke jantung. Hal ini yang menyebabkan miokardium (otot jantung) mati karena kekurangan oksigen dan berakibat serangan jantung itu sendiri. Penyebab awal terjadinya hal tersebut karena terdapat sumbatan pada arteri koroner yang mengakibatkan tertutup/terhambatnya aliran darah ke bagian jantung. Nah ini sebabnya orang yang mengalami jantung berhenti di bantu oleh alat pemicu jantung yang di gunakan oleh dokter-dokter agar jantung dapat berjalan seperti normalnya.

Jikalau sebagian dari jaringan jantung sudah rusak akan berakibat hingga kematian. Untuk penderita serangan jantung sendiri akan menurunnya kemampuan memompa jantung ke seluruh tubuh. Bisa saja jika kerusakan jantung meluas akan berakibat gagal jantung. Penyebab lain dari serangan jantung jug ada, yaitu disebabkan suatu bekuan dari bagian jantungnya sendiri (suatu bekuan yang terbentuk dalam jantung) dan kejang pada arteri koroner yang menyebabkan terhentinya aliran darah hal ini yang pada umumnya diakibatkan oleh obat-obatan atau mengkonsumsi rokok, terkadang juga tidak diketahui penyebab pastinya.

Faktor

  • Pria yang memasuki umur 45 th lebih
  • Wanita yang memasuki umur 55 th lebih/mengalami menopause dini
  • Genetika/penyakit keturunan
  • Hipertensi/tekanan darah tinggi
  • Merokok
  • Stress
  • Pola hidup yang tidak sehat
  • Diabetes/kencing manis
  • Obesitas (kelebihan berat badan/kegemukan)

Gejala Penyakit Serangan Jantung

1. Mengalami kesulitan ketika bernapas
Waspada ketika anda sering merasa sesak nafas pada saat duduk bahkan tidur, mungkin ada sesuatu yang salah. Sesak nafas yang disertai keringat dan pusing biasanya merupakan gejala serangan jantung. Berhati-hatilah, karena gejala ini bisa menyebabkan pingsan bahkan kematian

2. Lemas secara tiba-tiba atau tanpa alasan

Ketika anda merasa lemas setelah beraktivitas merupakan hal yang umum tapi jika Anda merasa lemas dan lelah lebih dari biasanya, bisa jadi Anda akan mengalami gejala serangan jantung. Sebelum dan selama serangan tersebut, jantung Anda akan berhenti memompa dengan benar sehingga mengakibatkan oksigen dan glukosa menyebar ke seluruh tubuh. Hasilnya, Anda akan merasa sangat lemas.Anda harus waspada jika mengalami hal ini.

3. Sulit tidur

Para ahli mengatakan bahwa gangguan sulit tidur merupakan gejala serangan jantung . Saat mengalami gangguan tidur obtruktif, saluran nafas bagian atas terblokir akibatnya pernapasan terganggu sehingga serangan jantung lebih mungkin terjadi.Jadi waspadalah jika anda ketika anda mengalami sulit tidur mungkin itu merupakan gejala serangan jantung segera konsultasikan dengan dokter anda.

Menurut penelitian,penderita penyakit jantung mengalami hal ini sebulan sebelum serangan jantung. Jadi jika Anda sering terbangun di tengah malam, berkeringat dingin dan tak mampu mengatur nafas, segeralah temui dokter.

4. Gangguan Saluran pencernaan

Dalam satu studi diketahui bahwa penderita serangan jantung akan mengalami mual muntah bahkan gangguan saluran pencernaan lainnya jadi ketika seseorang mengalami gangguan pada pencernaan mungkin orang tersebut sudah mengalami gejala serangan jantung. Kondisi ini terjadi karena sumbatan lemak di arteri akan mengurangi suplai darah ke jantung yang biasanya terjadi di dada kadang bisa muncul di perut.

Hal ini tergantung pada bagian mana dari jantung yang mengalami gangguan sehingga ia mengirimkan sinyal rasa sakit di bagian tubuh yang lebih rendah dari dada.

Beberapa cara bisa dilakukan untuk mencegah gejala serangan jantung seperti menjaga kadar lemak darah kolesterol, menjaga tekanan darah agar terkontrol, berhenti merokok, menghindari makanan berlemak, mencukupkan konsumsi sayur dan buah, berolahraga teratur, mengurangi berat badan serta mengurangi stres.

5. Mual dan muntah

Akibat tubuh Anda dalam keadaan ‘darurat’ selama gejala serangan jantung, saraf yang mengendalikan fungsi tubuh bekerja terlalu keras. Ini akan membuat Anda sering berkeringat, pucat, pusing, mual dan kerap kali muntah. Para ahli tidak tahu persis alasan di balik keadaan ini, tapi jika Anda sering mengalami hal ini, ada baiknya untuk segera menemui dokter.

6. Merasa tidak nyaman pada sebagian tubuh

Logikanya, gejala serangan jantung akan menyerang dan memberikan efek pada sisi kiri tubuh, terutama lengan kiri. Namun salah satu gejala serangan jantung adalah rasa sakit dan tidak nyaman pada lengan kiri atau kedua lengan. Sakit dan tidak nyaman ini juga terasa pada rahang, leher, punggung dan juga perut.

Pantangan Makanan Penyakit Serangan Jantung

1. Telur
Makan telur dalam porsi cukup atau moderat memang tidak akan berbahaya. Tetapi makan terlalu banyak telur atau produk dari kuning telur dapat meningkatkan kolesterol, yang dapat menyebabkan peningkatan risiko penyakit jantung.

2. Makanan olahan
Makan makanan yang diproses, seperti keripik kentang, hot dog, atau produk keju dapat menyebabkan risiko penyakit jantung terutama jika Anda memakannya dalam jumlah banyak.

3. Garam
Makanan asin termasuk sup kaleng, pasta, dan sayuran serta makanan ringan kemasan biasanya mengandung garam tambahan sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung.

4. Lemak jenuh
Makanan mengandung lemak jenuh termasuk daging merah, produk susu, dan kelapa serta minyak sawit. Berlebihan dalam mengonsumsinya dapat menyebabkan risiko penyakit jantung dengan membuat arteri mengeras dan sempit.

5. Gula
Meskipun Anda rasa taka pa untuk mengemil makanan manis, tapi dalam jumlah berlebihan makanan manis dapat menyebabkan diabetes yang merupakan faktor risiko penyakit jantung.

6. Lemak trans
Lemak trans adalah jenis lemak yang mungkin Anda makan pada makanan panggang atau makanan cepat saji.

 

Sign up Free Email Newsletter

Stay Updates with this Blog. Get Free email newsletter updates, Enter your Email here:

Don't forget to confirm your email subcription

   

No Comment to “Serangan Jantung”

  1. Comments are closed.